Sembuh dari HIV

Saat akan memulai aktivitas pagi dikantor seperti biasa pasti browsing-browsing berita dahulu. Komentar komentar sepakbola piala AFF masih mengjiasi headline berita berita di internet. tiba-tiba teman sekantor menunjukan berita dari forum tentang seseorang yang sembuh dari HIV.  saat di telusuri ternyata sumber asli berita ini di dapat dari http://www.aidsmap.com yang berbahasa inggris. kemudian di sadur oleh nationalgeographic.co.id.

Pasien transplantasi sel punca sembuh dari HIV?

timoty
Timothy Sembuh dari HIV

Seorang pasien dengan HIV yang juga menderita leukimia akut dianggap sembuh dari HIV oleh dokter setelah memperoleh transplantasi sel punca pada tahun 2007. Pasien bernama Timothy Brown itu menerima donor tulang sumsum yang sudah memiliki kekebalan alami terhadap infeksi HIV. Pendonor memiliki kelainan genetik yang membuatnya tidak memiliki CCR5 dalam selnya. CCR5 itu digunakan oleh HIV sebagai “markas” untuk masuk ke dalam sel CD4. Kelainan genetik seperti ini dialami oleh 1 persen orang kaukasia di Eropa Utara dan Eropa Barat.

Sebelum operasi transplantasi, Brown menerima kemoterapi untuk mematikan semua sel imun. Pria asal Amerika Serikat yang menetap di Berlin, Jerman, itu juga menerima iradiasi untuk seluruh tubuh serta obat yang menekan sistem imun tubuhnya. Semua itu bertujuan untuk mencegah penolakan terhadap sel punca yang akan ditransplantasikan. Terapi antiretroviral juga dihentikan pada hari ia menjalani operasi.
Brown, yang sempat menerima operasi transplantasi sel punca kedua 14 hari setelah operasi pertama karena leukimianya kambuh, terus menerima obat penekan sistem imun selama 38 bulan. Pada bulan ke-5, ke-24, dan ke-29 pasca operasi, Brown menjalani pemeriksaan biopsi usus besar. Pada setiap pemeriksaan, sampel diambil untuk memeriksa tanda-tanda infeksi oleh HIV.
Selama 38 bulan setelah operasi, sel CD4 baru yang dihasilkan oleh nonor mengisi sistem imun sistem kelenjar di usus. Jumlah sel CD4 itu dua kali lebih banyak daripada orang dewasa tanpa HIV. Setelah 2 tahun, jumlah CD4 itu sama dengan jumlah CD4 orang dewasa yang sehat.
Brown tidak lagi meneruskan antiretroviral. Meskipun demikian, HIV tidak lagi terdeteksi oleh tes RNA dan tes DNA. Antibodi HIV juga menurun hingga titik tanpa aktivitas. Hasil pemindaian otak, yang dijalani Brown karena mengalami masalah sistem syaraf, menunjukkan kalau HIV tidak didapati dalam otak.
Kira-kira satu minggu yang lalu, Brown diwawancara oleh Stern, sebuah majalah di Berlin. Brown mengaku mengalami buta sementara dan gangguan ingatan karena masalah pada sistem syaraf. Ia masih menjalani fisioterapi untuk memulihkan koordinasi dan kemampuan bicara.
“Hasil ini membuang dogma kalau HIV tidak dapat disembuhkan,” kata Dr. Gero Hutter yang menangani Brown. Kesembuhan ini menunjukkan kalau HIV bisa ditangani dengan sel punca yang dimodifikasi. Penanganan bisa dengan transplantasi atau terapi gen. “Terapi gen yang paling praktis saat ini,” kata Hutter.
Pada Oktober 2009, beberapa grup peneliti di Amerika Serikat telah menerima dana untuk menyelidiki teknik serta berusaha menghasilkan sel punca tanpa CCR5. Penyembuhan ini akan mahal sehingga pada tahap awal, para dokter akan memprioritaskan tindakan pada orang yang tidak memiliki jalan penyembuhan lain atau orang dengan kanker yang butuh transfer tulang sumsum atau sel punca.

2 thoughts on “Sembuh dari HIV

    • Memang sih (mengingat pasien yang tidak memiliki sel CCR5 itu sedikit) .Tapi mungkin ini akan di kembangkan lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s