Charger Putar Penghasil Listrik

Hmm sabtu pagi yang cerah ini nemu artikel bagus di yahoo, ini cocok banget untuk mendukung instruksi presiden tentang penghematan energi, temen-temen pasti semua punya handphone dong.. (hareee gene). nah kalau punya handphone pasti punya batrenya kan.., hmmm kalo punya batre harus di charge kan.., terus kalo mau charge batre gak ada sumber listrik gimana dong.. nah ini ni solusinya.. baca yang teliti ya..

Sony memperkenalkan cara baru untuk mengisi baterai telepon seluler atau gadget Anda — ketika baterai habis di tempat yang jauh dari sumber listrik.

Jika selama ini kita mengandalkan colokan listrik atau energi sinar matahari, maka produk inovatif Sony berikut ini mengandalkan tenaga putaran jari Anda untuk menghasilkan energi yang mengisi daya baterai.

Sony-CL-A2LAS

Sony CL-A2LAS merupakan charger portabel yang memiliki baterai 4.000mAh. Untuk mengisi daya baterai tersebut, tersedia engkol atau “lengan ayun” — mirip yang biasa kita temukan pada rautan pensil anak — untuk diputar sekuat tenaga dan selama yang Anda mampu: 3 menit untuk semenit waktu bicara, 5 menit untuk semenit berselancar Internet, dan seterusnya.

Tentunya jika dibutuhkan, Anda dapat memutarnya sampai baterai penuh. Hitung-hitung sambil berolahraga tangan.

Charger portabel ini memiliki 2 port USB sehingga Anda bisa mengisi baterai 2 perangkat berbasis USB secara bersamaan. Lengan ayun yang terpasang juga dapat dilepas sehingga tidak mengganggu dan lebih aman saat dibawa atau disimpan di tas. Meski begitu, jika Anda sedang terlalu malas untuk sedikit berolahraga, Sony menyediakan konektor ke soket listrik untuk menjadikannya sebagai baterai cadangan.

Sony CL-A2LAS akan mulai diedarkan di negara asalnya dengan kisaran harga ¥ 8,000 atau sekitar Rp 850 ribu. Apakah akan masuk ke Indonesia? Kita lihat nanti.

(sumber)

Nah gimana artikelnya baguskan.., trus apa gak capek tu muter pake tangan biar batrenya penuh.. hmmm kan bisa dikembangin.. letak di sepeda kan bisa, bannya muter batrenya terisi deh.., kan konsepnya sama dengan dinamo sepeda yang dulu sering kita pakai. kalo kita kembali ke pelajaran IPA waktu SD, ini yang disebut dengan perubahan energi kinetik (gerak) ke energi listrik. ya seperti dinamo itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s