Bila “awal” telah Berakhir

kata kata yang satu ini ni memang pantas untuk direnungkan. jika tidak mungkin kita akan salah dalam mengambil pilihan hidup. yah.. kata-kata itu adalah ” Bila awal telah berakhir “, mungkin sepintas tak ada arti apa-apa dari kata-kata itu. namun jika di telaah lebih jauh besar nian arti tersembunyi.

saat memulai sesuatu yang sangat diinginkan biasanya kita akan tersenyum sekaligus bercampur bahagia dan seakan lupa kalau dia akan berakhir juga. kebahagiaan yang kita punya seakan menutupi segalanya. namun…., tidak ada salahnya bila sedikit menghela nafas untuk mengingat waktu yang akan berakhir untuk kebahagiaan itu. Agar saat kebahagiaan itu pergi tak terasa begitu berat menghantam jiwa.

terkadang saat semua dalam genggaman.., tak sedetikpun teringat bahwa akan kehilangan. bukankah kita sadar bahwa di dunia ini tak ada yang abadi..?, lantas mengapa harus kita katakan “itu urusan nanti”. semisal Hal sama juga terjadi pada dunia sang pejuang cinta. Saat membiarkan hati untuk jatuh cinta jangan biarkan dia melebihi kadar wajarnya. karena jika itu terjadi sungguh perih bila cinta tak tersampai tangan.. atau tersambar orang saat cinta masih dipendam. Remuk redam sakit tak terhahan.., saat harapan hati hilang tak tercapai angan. sungguh sakit saat rasa cinta yang masih membara harus diakhiri seketika.

Begitu juga halnya pada sang Dara Pemilih Cinta. Pilihan bukanlah perbuatan mudah dan tanpa perhitungan. melainkan hal sulit yang perlu dipertimbangkan. karena jika salah menentukan pilihan …. maka hati yang bakal jadi taruhan. saat cinta pada awalnya memang indah tiada tara, manis terasa cinta dan kadang pakai slogan lama ” Dunia Milik Berdua ( trus yang lain kemana..!!)”. Namun saat waktu “Akhir” itu tiba…, Dunia panas bagai neraka.., hancur luluh tak ternyana.

jadi …, sadarlah dan syukurilah saat awal yang indah itu masih ada…, dan jangan berlebihan menganggap rasa. karena dunia tak selamanya milik kita. dan akhir pasti datang juga. Namun bisakah kita jadi orang yang bijaksana untuk ” Mengakhiri Semua Itu Dengan Indah” karena akhir tak selamanya duka juga awal tak selamanya indah. Takdir yang punya jawaban kita punya pilihan. so buat “satria pejuang cinta” dan “Dara pemilih cinta” hidup bukan tontonan, Cinta bukan mainan.

Semua kembali pada kita.., Setelah sadar bahwa Awal akan berakhir. seperti dunia ini yang akan berakhir saat tiba sang pencabut nyawa atau Sangkakala telah bergema.

2 thoughts on “Bila “awal” telah Berakhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s