JIka Dalam Do’a “Tak Putus Meminta” Mengapa Dalam Berbuat Harus “Berputus asa”

Perjalanan hidup ini bukanlah dibangun dengan kata “Instan”. Semua Proses punya tahapan tertentu. Tahapan-tahapan itulah yang akhirnya membuktikan siapa yang bisa bertahan dan akhirnya meraih kemenangan. Keinginan keinginan yang kita miliki tak serta merta terwujud tanpa adanya sebuah proses atau yang lebih umum disebut dengan “usaha”.

Masalah yang bertumpuk tak jarang membuat seseorang merasa berputus asa, merasa tak mampu atau bahkan merasa tak berguna. namun sadarkah kita bahwa perasaan itu adalah bagian dari proses tahapan untuk meraih apa yang kita inginkan. haruskah kita larut dalam sebuah perasaan yang akhirnya melarikan kita dari tujuan awal. Siapa manusia yang hidup tanpa sebuah masalah..?, bahkan masalah itu lah yang membuat dunia ini menjadi lebih hidup. coba mari kita sejenak merenung dan berfikir.., jika sesuap nasi itu bukanlah “masalah” maka takkan ada manusia yang menghidupkan dunia dengan “Bekerja, karena jika ditanya manusia mengapa ia bekerja maka sebahagian besar akan menjawab mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.., yang salah satunya adalah untuk sesuap nasi tadi. Lantas apa yang harus dikesalkan dari masalah tersebut…?.

Namun…, manusia tetaplah manusia. sedaya mampunya pun berusaha tetap saja ada penentunya yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Tuhan memerintahkan manusia untuk berusaha dan berdo’a . Lantas apakah ini tak cukup agar kita tak berputus asa ..?,. Oleh karena itu berbarengan dengan usaha, janganlah lupa untuk berdo’a. dengan berdo’a akan timbul kekuatan dan semangat untuk melakukan apa yang kita inginkan.

nah…, jika memang dalam do’a kita tak putus meminta lantas mengapa dalam berusaha kita harus berputus asa. Bukankah do’a dapat terwujud dengan berusaha…!!!???. Kembali kepembicaraan awal.. hidup ini bukan terjadi secara ” instan” namun dengan tahapan. Sadarilah apa yang pernah kita raih agar kita tetap bersemangat. Kemudian syukurilah apa yang telah diberikan. begitu banyak nikmat yang telah kita rasakan lantas mengapa kita tetap berputus asa atau bahkan menyalahkan Tuhan. Karena itu mulai hari ini … jangan lagi berputus asa, jika itu terjadi kembalilah pada-Nya dalam do’a dan renungan mudah-mudahan kita akan mendapat hikmah dari setiap perbuatan yang kita lakukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s